Stres

Stres adalah reaksi seseorang ketika menghadapi peristiwa yang membuatnya merasa terancam atau kehilangan keseimbangan diri. Ketika kita mengadapi bahaya – baik yang nyata maupun khayalan – diri kita akan bereaksi mempertahankan diri dengan segera, proses alamiah yang disebut reaksi stres.

Stres sesungguhnya adalah cara tubuh untuk melindungi diri. Pada kondisi yang benar, stres dapat membantu kita tetap fokus, berenergi dan waspada. Pada situasi darurat, stres dapat menyelamatkan hidup kita –memberikan kekuatan lebih untuk mempertahankan diri, atau misalnya membuat kita menginjak rem untuk menghindari kecelakaan. Baik yang positif maupun negatif akan menyebabkan stres.

Stres bisa bermacam-macam dan menghampiri orang di segala usia dan aspek kehidupan. Tidak ada penyebab eksternal tertentu yang dapat mempengaruhi tingkat stres – seseorang yang mengalami stres tidak harus memiliki pekerjaan yang membuat stres misalnya, atau orang tua dengan 1 anak bisa menderita stres lebih dari orang tua yang memiliki anak lebih banyak. Tingkat stres seseorang bergantung pada kemampuan seseorang dalam menghadapi keadaan.

Faktor yang dapat mempengaruhi tingkat stres yaitu
  • Kondisi fisik: tidur, kesehatan, penyakit
  • Kualitas hubungan interpersonal: ada masalah dalam hubungan sosial
  • Komitmen dan tanggung jawab: deadline, ujian/ tes
  • Ketergantungan orang lain terhadap seseorang
  • Harapan tertentu terhadap seseorang
  • Dukungan sosial yang dimiliki
  • Perubahan besar atau peristiwa traumatis: kematian, kelahiran, perkawinan
  • Beberapa situasi penyebab stres mempengaruhi kelompok usia atau fase kehidupan tertentu. Anak, remaja, orangtua yang bekerja dan para lansia adalah contoh kelompok orang yang biasanya menghadapi masalah stres yang sama terkait transisi dalam hidup.
Gejala Stres Pada Umumnya
Emosi dan perilaku:
  • Perubahan suasana hati
  • Sulit berkonsentrasi
  • Merasa gelisah dan senewen
  • Mudah menangis
  • Kurang energi dan antusiasme
  • Bermasalah dalam hubungan sosial
Fisik:
  • Sakit punggung, leher kaku, sakit kepala
  • Sakit perut – konstipasi dan diare
  • Letih/ lesu
  • Tekanan darah naik
  • Jantung berdebar-debar
  • Sulit tidur - insomnia
  • Sesak napas
  • Berat badan naik/ turun signifikan
  • Kertak gigi
Bagaimana Mengatasi Stres?
1. Penanganan jangka pendek
  • Olahraga
  • Relaksasi
  • Ambil waktu untuk mengistirahatkan pikiran
2. Perbaiki masalah secara langsung
  • Putus hubungan: diselesaikan secara baik-baik
  • Kehilangan pekerjaan: aktif mencari pekerjaan
3. Penanganan jangka panjang
Stres berkelanjutan dapat menyebabkan gangguan yang lebih serius karena dapat mengganggu hampir setiap bagian yang ada di tubuh kita. Stres dapat menaikkan tekanan darah, menekan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke, menyebabkan ketidaksuburan dan mempercepat proses penuaan. Stres jangka panjang dapat mempengaruhi otak serta menyebabkan  kecemasan dan depresi.

Untuk informasi dan pembuatan janji, silahkan hubungi kami di 021-29527102 / 031-51169107
atau klik disini untuk mengisi form pembuatan janji.

Raffles Hospital
585 North Bridge Road
Singapore 188770

Tel: (+65) 6311 1222
Fax: (+65) 6311 2136

021-29527102 / 031-51169107
Whatsapp: +6281285950008

Copyright © 2018. Raffles Medical Group. Privacy Policy | Terms & Conditions