Serangan Jantung

Bob baru berusia 35 tahun ketika dia meninggal. “Dia terlihat sehat. Kami tidak menyangka…” Kasus Bob menunjukkan bahwa serangan jantung bisa terjadi tiba-tiba pada mereka yang masih muda dan terlihat sehat.

Serangan jantung atau sudden cardiac arrest adalah kondisi dimana fungsi jantung dan fungsi pernapasan berhenti secara tiba-tiba dan kita kehilangan kesadaran. Tanpa bantuan yang cepat dan tepat, peristiwa ini bisa berujung pada meninggalnya seseorang. “Bantuan resusitasi jantung paru-paru (cardiopulmonary resuscitation/ CPR) dan defibrilator jantung eksternal otomatis (automated external cardiac defibrillator/ AED) bisa meningkatkan kemungkinan untuk selamat,” kata Dr. Abdul Razakjr Bin Omar, Dokter Spesialis Jantung di Raffles Heart Centre. “Tetapi langkah terbaik bagi mereka yang memiliki faktor resiko adalah dengan melakukan pemeriksaan jantung secara teratur dan penanganan yang tepat.”

Faktor Resiko Dan Penyebab
Penyebab serangan jantung bervariasi sesuai dengan kelompok usia. Meskipun jarang, mereka yang berusia di bawah 35 tahun juga memiliki resiko. Serangan jantung lebih sering terjadi pada atlet muda yang menekuni bidang olahraga yang sangat menuntut ketahanan fisik.

Untuk kelompok ini, penyebab serangan jantung biasanya karena kardiomiopati hipertropik (kondisi dimana otot jantung menebal) serta anomali arteri koroner non-aterosklerotik. Seringkali kondisi ini tidak disadari oleh penderita. Oleh karena itu pemeriksaan kesehatan penting sebelum bertanding. Bagi beberapa orang disarankan untuk menghindari olahraga yang sifatnya kompetitif. Di Singapura, tes kesehatan yang ketat sebelum bertanding membuat angka kematian menjadi rendah.

Bagi yang berusia diatas 35 tahun, hampir 80?ri kasus serangan jantung terjadi akibat penyakit jantung koroner. Arteri yang menyediakan darah ke jantung tersumbat oleh kolesterol dan bahan lain, sehingga mengurangi aliran darah ke otot jantung. Faktor resiko antara lain usia dan jenis kelamin laki-laki, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, kebiasaan merokok, obesitas, serta riwayat penyakit jantung atau meninggal secara tiba-tiba dalam keluarga.

Dr. Razakjr mengatakan “Resiko serangan jantung juga tinggi saat melakukan aktivitas olahraga yang berat, terutama bagi mereka yang kurang bergerak setiap hari. Jangan mengabaikan gejala-gejala seperti nyeri di dada, jantung berdebar-debar, sesak napas atau pingsan. Penelitian menunjukkan itu bisa menjadi penyebab serangan jantung.”

Pencegahan Dan Penanganan
Deteksi dini sangatlah penting untuk penanganan yang lebih baik, yang bisa dilakukan lewat pemeriksaan kesehatan jantung. Penanganannya bisa melalui terapi medis, terapi operasi, implantasi alat, ablasi kateter ataupun dengan gaya hidup sehat.

Pola makan sehat, olahraga teratur dan menghindari rokok sangatlah penting untuk menghindari masalah jantung dan juga penyakit kronis seperti hipertensi, hiperlipidemia dan diabetes (penyakit gula). Penderita stenosis arteri koroner kritis biasanya perlu menjalani operasi pemasangan ring ataupun operasi bypass.

Saat ini pemasangan alat pacu jantung menjadi pilihan terbaik untuk mengurangi resiko serangan jantung bagi beberapa kelompok pasien termasuk penderita gagal jantung, penyakit jantung koroner dengan fungsi jantung kiri yang rusak serta mereka yang pernah mengalami serangan jantung.

Kata orang “Tindakan yang paling buruk adalah tahu apa yang benar namun tidak melakukannya”. Pemeriksaan kesehatan jantung teratur disarankan untuk mencegah serangan jantung atau bahkan kematian. Sebagian orang mungkin takut dan menghindar untuk mengetahui resiko penyakit jantung dan penanganannya. Oleh karena itu, jagalah kesehatan jantung anda sebaik mungkin sebab resiko serangan jantung ataupun kematian bukan hanya akan mempengaruhi hidup Anda tapi juga keluarga dan orang di sekitar Anda.

Untuk informasi dan pembuatan janji, silahkan hubungi kami di (021) 29527102 / (031) 51169107
atau klik disini untuk mengisi form pembuatan janji.

Raffles Hospital
585 North Bridge Road
Singapore 188770

Tel: (+65) 6311 1222
Fax: (+65) 6311 2136

(021) 29527102 / (031) 51169107

Copyright © 2018. Raffles Medical Group. Privacy Policy | Terms & Conditions